
YouTuber Ferdian Paleka enggan mengomentari pengalaman buruk yang dia dapat selama mendekam di penjara. Dia menilai, masalah hukum yang dihadapinya sudah selesai sehingga tidak perlu dikomentari lagi.
“Sudah selesai, enggak ada salah-salah lagi. Itu saja,” ujarnya saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jawa Barat.
Ferdian Paleka dan dua temannya diketahui sempat mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari tahanan lain di dalam penjara. Rambut mereka digunduli, lalu ditelanjangi, hingga sempat dipaksa masuk ke dalam tong sampah.

Aksi bullying terhadap pria berjuluk YouTuber Sampah tersebut bahkan sampai membuat polisi memisahkan mereka ke dalam sel terpisah.
Ferdian Paleka sempat diamankan satuan Polrestabes Bandung akibat konten prank terhadap kaum transpuan. Polisi melakukan penangkapan usai mendapat aduan atas perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan sang YouTuber di tengah pandemi COVID-19.
Kini, kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai yang membuat pihak kepolisian membebaskan Ferdian Paleka dan dua temannya.*
sumber